Umrah Menurut Syariat Nabi

Perjalanan Ibadah Umrah

Umrah adalah perjalanan ibadah yang dilakukan dengan mengunjungi Tanah Suci Mekkah. Di sana para jamaah umroh akan menunaikan serangkaian ibadah seperti melakukan thawaf atau mengelilingi Kabah sebanyak 7 kali, melakukan sai atau berbelari kecil antara bukti Shofa dan Marwah dan diakhiri dengan bertahallul atau memotong sebagian rambut.

Sebelum melakukan umrah di Kota Mekkah, sesuai itinerary yang dibuat oleh biro travel umroh, para jamaah umrah akan terbang menuju Jeddah, setelah tiba di bandara dan urusan keimigrasian telah selesai, para jamaah umrah akan diantar ke kota Madinah untuk check in di hotel. Setelah itu para jamaah umrah dapat beribadah sebanyak-banyaknya di Masjid Nabawi atau berziarah ke makam Rasulullah SAW dan para keluarga serta sahabatnya.

umrah arfa tours

Sebuah hadist dari Rasulullah SAW menyebutkan,”Janganlah kalian menempuh perjalanan jauh kecuali menuju ke 3 masjid, masjidku (Nabawi), Masjid Al Haram dan Masjid Al Aqsha”.

Tempat yang Biasa Dikunjungi saat Umrah

Mengapa ketiga masjid itu disebut sebagai masjid utama?

  1. Masjid Al-Aqsha

Masjid Al-Aqsha di Palestina dikenal sebagai arah kiblat pertama umat Muslim sebelum dipindah ke Masjidil Haram.Tidak hanya itu, ada banyak sekali jejak sejarah Islam yang bisa kita jumpai di Masjid Al Aqsho salah satunya adalah persinggahan Nabi Muhammad SAW pada peristiwa Isra Miraj. Tak cuma itu, masjid ini juga jadi bangunan kedua yang diletakkan oleh Allah di bumi. Beribadah di masjid ini pahalnya setara dengan mengerjakan 500 kali sholat di masjid-masjid lainnya di seluruh dunia kecuali di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

  1. Masjid Nabawi

Masjid adalah terbesar kedua di dunia ini dibangun oleh Rasulullah bersama para sahabatnya saat tiba di Madinah. Masjid Nabawi selalu ramai dikunjungi oleh umat Muslim dunia yang melaksanakan umrah atau haji. Di sekitar Masjid Nabawi juga terdapat makam Rasulullah SAW dan para sehabat dan keluarganya. Beribadah di masjid ini akan mendapatkan pahala seperti 1000 kali melakukan sholat di masjid-masjid lainnya di muka bumi selain Masjid Al Aqsho dan Masjidil Haram.

  1. Masjidil Haram

Masjidil Haram berada di kota Mekkah, kota suci dan mulia bagi umat Islam di dunia. Banyak sekali tanda keagungan Allah SWT yang bisa kita jumpai di Masjidil Haram ini. Mulai dari hadirnya Ka’bah yang jadi kiblat seluruh umat Muslim di dunia, Hajar Aswat batu hitam yang turun dari surga, batu maqam yang dijadikan pijakan oleh Nabi Ibrahim, air zam-zam, dan masih banyak lagi. Selain tempat-tempat tersebut di sekitar Mekkah juga terdapat tempat lain yang juga banyak di sebutkan di dalam Al Quran seperti Gua Hira tempat Rasulullah SAW mendapatkan wahyu dari malaikat Jibril, Padang Arafah sebagai tempat wukuf, Jabal Uhud tempat terjadinya perang Uhud dan lain-lain. Beribadah di Masjidil Haram pahalanya seperti melakukan sholat 100.000 kali kecuali di Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsho.

Karena keutamaan-keutamaan tempat tersebut pula, banyak umat Islam yang berbondong-bondong melaksanakan ibadah umrah sebab ibadah tersebut merupakan sebuah perjalanan suci yang tidak hanya sebagai ziarah ke Baitullah namun juga memiliki nilai ibadah yang sangat tinggi.

Maka Rasulullah SAW pun menganjurkan agar kita mendahulukan melakukan perjalanan ibadah dan melaksanakan umroh serta mengunjungi ketiga masjid utama tersebut sebelum pergi ke tempat-tempat lain.

Ada banyak umat muslim yang melakukan ibadah umroh di tanah suci Makkah. Hal ini menjadi satu bentuk ibadah kepada Allah SWT dengan berkunjung langsung ke sana dan melakukan ibadah. Bila Anda juga memiliki niat yang sama, maka ada baiknya untuk tahu apa saja yang menjadi larangan selama melaksanakan ihram umrah seperti berikut ini.

  • Dilarang mencabut serta memotong rambut, menggaruk hingga kulit terkelupas, dan   memotong kuku.
  • Tidak boleh memakai parfum atau wangi-wangian.
  • Dilarang bertengkar.
  • Tak boleh melakukan hubungan suami istri.
  • Dilarang bermesraan.
  • Tak boleh berkata kotor, berbicara porno, mengatakan yang tak baik, dan jorok.
  • Dilarang menikah atau menikahkan.
  • Tidak boleh berburu hewan atau membantu berburu.
  • Tak boleh membunuh hewan, kecuali mengancam jiwa.
  • Dilarang mencabut atau memotong tumbuhan dan semua hal yang dianggap mengganggu kehidupan makhluk di dunia.
  • Tidak boleh berdandan atau berhias.
  • Pria dilarang memakai pakaian berjahit, tutup kepala, dan alas kaki yang menutupi mata kaki.
  • Wanita tak boleh memakai sarung tangan yang bisa menutup telapak tangan dan menutup wajah.

Beberapa larangan selama melaksanakan ihram umrah seperti di atas sudah Anda tahu. Dengan begitu, diharapkan Anda bisa menjauhi semua larangan tersebut agar ibadah yang Anda lakukan sah. Dengan begitu, perjalanan dan niat Anda untuk pergi beribadah ke tanah suci pun tak sia-sia dan Insya Allah bisa mendapat ridho-Nya.

Salah satu jenis ibadah yang sering kali dilakukan oleh sebagian umat Islam yang mampu adalah umrah. Jika Anda juga memiliki niat demikian, maka akan ada sejumlah hal penting yang perlu untuk diperhatikan. Salah satunya adalah urutan atau tahapannya. Dengan mengetahui dan menjalankan tahapan berikut ini, maka Insya Allah ibadah Anda akan sah.

  • Berangkat ke Miqot.
  • Mandi lalu mengenakan pakaian ihram di Miqot (juga boleh dilakukan sebelum berangkat ke Miqot, di pemondokan).
  • Mengenakan pakaian ihram sambil melakukan sholat sunnah ihram sebanyak 2 rakaat, yang dianjurkan membaca Surah Al-Kafirun di rakaat pertama dan Al-Ikhlas di rakaat kedua.
  • Melafazkan niat umrah.
  • Semua jamaah menuju Mekkah dengan perjalanan sejauh 45 km dengan mengenakan pakaian ihram sambil membaca talbiah sebanyak mungkin selama perjalanan sampai masuk Kota Makkah.
  • Menata barang bawaan dan tetap berpakaian ihram setelah sampai pemondokan.
  • Ke Masjidil Haram dengan pakaian ihram dan diusahakan masuk lewat pintu Baabussalam. Melihat Ka’bah serta melewati makan Nabi Ibrahim sambil berdoa, lalu langsung ke rukun Hajar Aswad.
  • Melakukan tawaf atau mengelilingi Ka’bah 7 kali.
  • Melakukan thawaf, yaitu berjalan di antara Bukit Safa dan Marwa 7 kali balikkan.
  • Setelah melakukan sa’i, melakukan tahallul.

Setelah semua urutan umrah di atas selesai, jamaah sudah dibebaskan dari larangan selama melakukan kegiatan ihram. Jamaah pun boleh melepas pakaian ihram untuk berganti dengan pakaian biasa.

Alangkah baiknya bila umat Islam dapat bersegera melakukan ibadah umrah sebab kita tidak pernah tahu hingga kapan usia kita dan sampai kapan kita dikaruniai kelebihan harta. Jangan sia-siakan waktu dan harta Anda untuk mengunjungi Ketiga masjid tersebut, karena hanya dapat Anda kunjungi saat menunaikan ibadah umrah.

Konsultasi Via WhatsApp
umrah murah
umrah murah

© 2018 - PT Arfa Mutiara Mulia